Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

2010, Truba Raih Proyek Lebih dari USD100 Juta

Widi Agustian , Jurnalis-Rabu, 21 April 2010 |12:21 WIB
2010, Truba Raih Proyek Lebih dari USD100 Juta
Foto : Corbis
A
A
A

JAKARTA - PT Truba Alam Manunggal Tbk (TRUB) memastikan nilai proyek yang bakal didapatkan pada 2010 ini akan lebih dari USD100 juta.

Demikian diungkapkan oleh Corporate Secretary TRUB Gamala V Katopo di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (21/4/2010).

"Tahun ini kita sudah secure USD100 juta dari Chevron, itu sudah sama dengan (perolehan kontrak) tahun lalu," jelas dia.

Gamala menjelaskan, pihaknya telah ditunjuk oleh Chevron untuk mengerjakan proyek kontruksi dan maintenance dari tambang minyak milik Chevron di Riau. Nilai dari kontrak ini adalah sebesar USD98,89 juta.

"Kita sudah terima bulan Februari, sekarang lagi dibahas bagaimananya," tegasnya.

Selanjutnya, dia mengatakan, saat ini tengah mengejar proyek dari percepatan pembangkit listrik 10 ribu megawatt (mw) tahap II. "Baik yang dikerjakan oleh PLN atau yang dikerjakan oleh swasta (Independent Power Producer/IPP)," paparnya.

Selain itu, pihaknya juga tengah mengerjakan proyek dari PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO) serta PT Pulp and Paper.

Di sisi lain, dia menjelaskan, jika pihaknya juga masih menunggu untuk mengerjakan proyek di PLTU Bangko Tengah. Hanya saja, proyek tersebut nampaknya belum ada dimulai. Pasalnya, proyek itu masih harus menunggu rampungnya pembangunan jaringan transmisi Jawa-Sumatra.

"Yang Banko Tengah tergantung dari transmisi Sumatra-Jawa, itu (dikerjakan) PLN. Jadi kita tunggu PLN," imbuhnya.

Dia pun menjelaskan, pihaknya memiliki sebanyak 40 persen saham di Bangko Tengah tersebut. Akan tetapi, perseroan juga mengincar untuk mengerjakan proyek EPC dari PLTU itu. Di mana total nilai proyek itu sebesar USD2,1 miliar.(adn)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement