Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

"Alhamdulillah, Pak Agus Ikhlas Melepas Kepergian Saya"

Wilda Asmarini , Jurnalis-Sabtu, 22 Mei 2010 |10:05 WIB
Foto : Koran SI
A
A
A

JAKARTA - Mundurnya Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Anggito Abimanyu nampaknya sudah direstui oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo.

Dirinya berjanji, akan menbantu institusi yang telah membesarkan dirinya selama ini, yakni Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Alhamdulillah, Pak Agus ikhlas melepas kepergian saya ke kempus dan beliau memahami mengapa secepat ini," ujar Anggito saat ditemui wartawan usai acara pesta perpisahan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Sambutan Menteri Keuangan Agus Martowardojo dengan Karyawan Kementerian Keuangan di gedung Djuanda Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (21/5/2010) malam:

Dirinya meyakinkan kepada pewarta, jika proses mundurnya dirinya digadang teruse meneru, maka akan mengganggu proses pelakasanaan anggaran pendapatan belanja negara (APBN) yang selama ini pekerjaan sehari-hari Kemenkeu.

"Saya katakan kalau terlalu lama proses APBN bisa terganggu, jadi saya memutuskan dan beliau menyatakan memahami tugas-tugas dari kemenkeu,"

Anggito pun, berjanji akan kembali dan tetap membantu jika Kemenkeu membutuhkan jasanya dalam menjalankan pemerintahan yang ada.

"Tapi saya berjanji akan tetap membantu dan tetap meberikan masukkan dan support kepada Kementerian Keuangan, khususnya kepada Bapak Agus Martowardojo," pungkasnya.

Anggito sebelumnya digadang menjadi wakil menteri keuangan (wamenkeu) dalam enam bulan terakhir ini. Namun langkahnya justru terganjal hingga dua kali di mana akhirnya Presiden SBY menunjuk Anny Ratnawati untuk menjadi wamenkeu mendampingi Menteri Keuangan (Menkeu) baru Agus Martowardojo.

Hal ini adalah salah satu alasan kuat yang membuatnya mengambil keputusan untuk mundur sebagai proses untuk menjaga harga dirinya tanpa menghakimi pihak mana pun. Namun, alasan lainnya yang disebutkannya adalah dia ingin kembali mengajar di almamaternya, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

"Enam bulan ini kan saya seharusnya dinobatkan jadi wakil menteri keuangan, tetapi kan belum ada kepastian. Sekarang ini karena sudah ada wakil menteri keuangan yang definitif saya punya pilihan kembali ke UGM. Sudah 10 tahun kan (di Kemenkeu). Saatnya saya kembali. Ini suara hati saja, bahwa apa pun harus punya sikap tentunya, harga diri terhadap sesuatu. Saya tidak menghakimi siapa-siapa. Akhirnya ini proses yang harus diperbaiki," tuturnya.

Menurutnya, keputusannya untuk mengundurkan diri itu sebenarnya sudah dibuat sejak pemerintah menyelesaikan penyusunan APBN-P 2010 lalu. Namun, karena Sri Mulyani sudah menyatakan mundur dari jabatannya pada 5 Mei lalu setelah memperoleh jabatan baru sebagai managing director Bank Dunia, Anggito pun bimbang.(adn)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement