Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lebaran, Tarif Bus Diusulkan Tidak Naik

Koran SI , Jurnalis-Jum'at, 16 Juli 2010 |07:33 WIB
Lebaran, Tarif Bus Diusulkan Tidak Naik
Ilustrasi. Foto: Wordpress.com
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Perhubungan mengusulkan tidak akan ada kenaikan tarif transportasi angkutan jalan pada musim mudik lebaran tahun ini.

"Kami mengupayakan tidak akan ada kenaikan tarif.Kalaupun ada,masih sama dengan tarif tahun lalu saat musim Lebaran," ujar Menteri Perhubungan Freddy Numberi dalam rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2010 di Jakarta.

Freddy menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih membahas permasalahan tersebut. Hal ini karena ada beberapa angkutan yang meminta diadakannya evaluasi terkait penetapan tarif dalam rangka menyambut Lebaran tahun ini. Kemudian, kata dia, pengelola angkutan juga meminta kepada Kementerian Perhubungan agar segera menuntaskan besaran penetapan tarif transportasi jalan raya.

"Mereka meminta agar segera ditentukan. Jadi, dalam beberapa hari ini kami akan lihat kembali," ujarnya.

Adapun untuk tarif kereta api (KA) kelas ekonomi dirinya memastikan tidak akan ada kenaikan tarif saat musim Lebaran tahun ini. Freddy menjelaskan pemerintah berupaya untuk meringankan beban masyarakat pada saat mudik Lebaran nanti.

"Saat Lebaran ini belum ada rencana kenaikan tarif KA kelas ekonomi karena kami ingin menjaga kepentingan masyarakat," bebernya.

Tarif KA Ekonomi Diusulkan Naik Hingga 62%


Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tunjung Inderawan sudah mengusulkan kenaikan tarif KA kelas ekonomi kepada Menteri Perhubungan dengan persentase 16-62 persen.

"Usulan kenaikan itu untuk memenuhi permintaan PT KA (PT Kereta Api) yang ingin tarif kereta api ekonomi naik 50 persen selama empat semester," katanya saat di temui pada tempat yang sama.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement