JAKARTA - PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) mancatatkan kenaikan laba bersih sebesar 41,43 persen menjadi Rp396 miliar pada semester I-2010 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp280 miliar.
"Pencapaian ini didasarkan model bisnis usaha dan inovasi baru yang terus dikembangkan Holcim," kata Relationship Management Director Holcim Indonesia Rusli Setiawan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (30/7/2010).
Adapun pendapatan penjualan pada semester pertama 2010 tersebut mencapai Rp2,85 triliun. Sementara periode yang sama tahun kemarin sebesar Rp 2,638 triliun. Sementara laba kotor tercatat sebesar Rp1,044 triliun menguat dari sebelumnya Rp917,8 miliar.
Begitu pula dengan pendapatan sebelum bunga bank, pajak, depresiasi dan amortisasi (ebitda) meningkat 14 persen menjadi Rp832,8 miliar. Sementara biaya operasi dapat dikendalikan dengan peningkatan hanya tujuh persen. Sementara itu, dana tunai dari operasi meningkat 17 persen dimana hal ini memberikan kontribusi yang besar terhadap ebitda.
Lebih lanjut Rusli menandaskan dengan pondasi yang kuat, Holcim siap untuk mengambil kesempatan pasar yang timbul di semester kedua tahun 2010 ini dan selanjutnya. Rusli juga memprediksi konsumsi semen akan terus meningkat hingga akhir tahun ini.
Hal ini ditandai dengan maraknya pembangunan dan percepatan infrastruktur. Selain itu, Holcim terus melakukan pemeliharaan mesin rutin tahunan telah selesai dilaksanakan dengan baik di semester pertama tahun ini.
"Fasilitas cement grinding di Malaysia yang baru diakuisisi, siap untuk membantu memenuhi kebutuhan semen di pasar Sumatra. Dan diharapkan pembangunan pabrik baru di Tuban, Jawa Timur dapat mulai dilaksanakan akhir tahun ini," bebernya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.