BNI Tunjuk Goldman Sachs & UBS Jadi Agen Penjual

Wilda Asmarini - Okezone
Selasa, 7 September 2010 12:34 wib
Logo Goldman Sach. Dok: livetrading
Logo Goldman Sach. Dok: livetrading
JAKARTA - Setelah menunjuk PT Bahana Securities sebagai penjamin emisi (underwriter) lokal, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) kini telah menunjuk Goldman Sachs dan UBS sebagai lead selling agent.

Menurut Direktur Utama PT Bahana Securities Eko Yulianto, selain Goldman Sachs dan UBS, ada juga tiga selling agent asing sebagai joint book runners yaitu Morgan Stanley (karena kuat di Asia), Macquarie, dan Credit Suisse (karena cukup lama di Indonesia).

"Untuk joint coordinator (lead selling agent) yaitu Goldman Sachs dan UBS. Sedangkan joint book runners (selling agent) yaitu Morgan Stanley, Macquarie, dan Credit Suisse," ungkap Eko saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (7/9/2010).

Dipilihnya Morgan Stanley, karena menurutnya perusahaan sekuritas asing itu cukup kuat dan mempunyai nilai jual di Asia. Sementara Credit Suisse karena sudah cukup lama beroperasi di Indonesia. "Dipilih Morgan Stanley karena punya nilai jual dan cukup kuat di Asia," tukasnya.

Seperti disebutkan Deputi Restrukturisasi dan Privatisasi BUMN Mahmudin Yasin beberapa waktu lalu, Bahana lah yang menunjuk selling agent asingnya, tapi tetap dengan persetujuan pemerintah.

"Nantinya, Bahana yang akan menunjuk selling agent asingnya," kata Deputi Restrukturisasi dan Privatisasi BUMN Mahmudin Yasin, saat ditemui di Kementerian BUMN, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, BNI optimis dapat meraih dana hingga sebesar USD1,1 miliar atau sekira Rp10 triliun dari pelepasan saham kembali ke publik (right issue). "Kalau lihat kondisinya sekarang, kami optimis bisa mendapat dana sebesar USD1.1 miliar," jelas Direktur Utama BNI Gatot Suwondo di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dia melanjutkan jika sekarang ini harga saham berkode BBNI ini telah melewati target awal saham perseroan, yakni berada pada posisi Rp3.400 per lembar saham. (ade)
TWITTER »
twit