ilustrasi. foto: corbis
JAKARTA - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mengaku telah merealisasikan sekira 50-60 persen dari dana yang telah dianggarkan dalam belanja modal (capital expenditure/capex) di tahun ini antara USD70 juta-USD75 juta.
"Dana capex sampai dengan September 2010 sudah terealisasi 50-60 persen dari USD70 juta-USD75 juta," ujar Direktur Keuangan INTP Christian Kartawidjaja kepada wartawan dalam konferensi pers Investor Summit 2010 di Hotel Ritz Carlton PP, Jakarta, Rabu (10/11/2010).
Sedangkan untuk capex tahun depan, lanjutnya, perseroan akan mengganggarkan jumlah yang hampir sama besarannya dengan yang dianggarkan di tahun ini yakni sebesar USD70 juta-USD75 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun dua unit penggilingan semen di Citeureup yang ditargetkan selesai pada 2013.
"Saat ini produksi yang kami miliki sampai dengan akhir 2010 sebesar 18,6 juta ton. Dengan dibangunnya pabrik penggilingan tersebut maka kapasitas produksi perseroan akan meningkat sebanyak 1,5 juta ton lagi," tambahnya.
Dirinya melanjutkan, saat ini pertumbuhan konsumsi semen nasional meningkat 8,3 persen. Penjualan domestik kami naik 13,5 persen, dan di akhir tahun ini perseroan menargetkan pangsa pasar meningkat dua persen dari saat ini 29,7 persen menjadi 31,1 persen.
"Adapun pertumbuhan konsumsi semen nasional di akhir 2010 diperkirakan akan kembali menurun enam sampai tujuh persen. Kenapa? Karena pertumbuhan konsumsi selama Oktober-November di tahun ini lebih rendah atau cenderung flat dibandingkan tahun kemarin yang lebih tinggi. Sehingga sampai akhir tahun konsumsi semen nasional menurun dari 8,3 persen saat ini ke enam sampai tujuh persen," jelasnya.
Untuk tahun depan, lanjutnya, volume penjualan diperkirakan akan mengikuti (in line) dengan GDP yakni sekira lima sampai enam persen. Jikalau ada kenaikan, menurutnya hal tersebut akan tergantung dari pertumbuhan infrastruktur di 2011. Namun dirinya masih belum tahu apakah pertumbuhannya akan di awal, tengah ataukah di akhir tahun depan.
"Dan jika pertumbuhan konsumsi semen nasional meningkat di tahun depan, maka kemungkinan kita juga akan melakukan investasi unit pabrik semen lagi. Sehingga dengan ditambah dua pabrik penggilingan semen di Citeureup maka nantinya kapasitas INTP akan bertambah tiga juta ton lagi menjadi 23 juta ton," pungkasnya. (ade)