7 Pabrik Indocement Terimbas Covid-19, Komisaris dan Direksi Relakan Potong Gaji

Rani Hardjanti, Jurnalis · Kamis 28 Mei 2020 10:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 28 278 2220754 7-pabrik-indocement-terimbas-covid-19-komisaris-dan-direksi-relakan-potong-gaji-gaFsn7IRwT.jpg Industri Semen (Foto: Okezone)

JAKARTA - Di masa Covid-19, PT Indocemenet Tunggal Prakarsa Tbk menghentikan sebagian pabrik dan unit operasional entitas anak perusahaan. Penghentian ini merupakan imbas dri penurunan permintaan sebagai dampak dari penerapan PSBB di beberapa wilayah di Indonesia.

Saat ini emiten dengan kode INTP menyatakan hanya 1 sampai dengan 3 pabriknya dari 10 pabrik Indocement yang berlokasi di Citereup, Bogor, Jawa Barat. Dengan demikian 7 pabrik alami penghentian sementara. Pemberhentian ini diproyeksikan hanya 1-3 bulan.

Baca Juga: Ramayana PHK 421 Karyawan

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan Indocement kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), kendati terdapat wabah corona namun kelangsungan usaha secara umum tidak tenggung secara langsung.

"Hanya diperkirakan akan mengalami penurunan pendapatan akibat dampak dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diterapkan di beberapa wilayah Indonesia," demikian seperti dikutip Kamis (28/5/2020).

Baca Juga: Penjualan Indocement Turun Tipis Jadi 4,2 Juta Ton

Kendati mengalami tekanan, produsen semen ini menyatakan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya. Saat ini jumlah karyawan tercatat 5.200 orang. Namun, para petinggi INTP melakukan pemotongan gaji.

"Dewan komisaris dan direksi secara sukarela melakukan pemotongan gaji secara berjenjang," tulis INTP.

Perseroan memproyeksikan total pendapatan (konsolidasi) untuk periode yang berakhir per 31 Maret 2020 dibandingkan periode yang sama tahun lalu akan mengalami penurunan lebih dari 25%.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini