JAKARTA - Pemerintah memperoleh pendapatan dari privatisasi sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sepanjang 2010 sekitar Rp2 triliun.
Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan, dana yang masuk ke kas negara tersebut diperoleh dari program privatisasi melalui mekanisme penambahan penawaran saham (green shoe), penawaran saham terbatas (rights issue), dan pelepasan saham minoritas BUMN di sejumlah perusahaan.
”Privatisasi BUMN ini untuk menambah modal perusahaan dan menambah kas negara,”kata dia di Jakarta akhir pekan lalu.
Dia menjelaskan, privatisasi PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melalui green shoe yang masuk ke kas negara sebesar Rp1,37 triliun.Selain itu,dari rights issue BNI yang masuk ke kas perusahaan sebanyak Rp10,4 triliun, sedangkan ke kas negara sekitar Rp741,6 miliar. Adapun yang melalui pelepasan saham minoritas adalah PT Kertas Blabak sebesar Rp540 juta, sedangkan PT Intirub mencapai Rp7 miliar.
Deputi Menteri BUMN Bidang Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Pandu Djajanto sebelumnya menegaskan, Kementerian BUMN siap melepas kepemilikan saham minoritasnya secara bertahap di sejumlah perusahaan. Perusahaan-perusahaan dimaksud yakni PT Kertas Basuki Rahmat, PT Kertas Blabak, PT Atmindo, PT Intirub Ban, dan PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD).
Saham pemerintah yang dilepas pemerintah di PT Kertas Basuki Rahmat Indonesia sebesar 0,38 persen senilai Rp2,9 miliar, kepemilihan saham di PT Intirub sebesar sembilan persen dengan nilai Rp7 miliar.Sementara itu, saham di PT Kertas Blabak sekitar 0,8 persen dengan nilai Rp540 juta, PT Atmindo sebesar 36 persen senilai Rp10 miliar. Proses pelepasan saham minoritas untuk Kertas Blabak sudah rampung,sedangkan sisa lainnya dalam proses final.
”Dana pelepasan saham minoritas ini semuanya akan masuk ke kasnegara. Selainitu, kita masih ada tabungan JIHD senilai 1,3 persendan PPLI (Prasadha Pamunah Limbah Industri) sekitar lima persen,”kata Pandu.
Berdasarkan data Kementerian BUMN, perusahaan pelat merah yang diprivatisasi sepanjang 2010 adalah PT Pembangunan Perumahan dan PT Krakatau Steel melalui penawaran umum saham perdana (initial public offering/ IPO), green shoes dan rights issue BNI, dan PT Bank Mandiri yang proses rights issue-nya sedang diproses di Bapepam LK. Sisanya pelepasan saham minoritas di PT Kertas Blabak dan PT Intirub.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.