Ilustrasi
JAKARTA - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) tidak takut pada jumlah utangnya yang mencapai Rp12,3 triliun kendati volatilitas rupiah terhadap dolar (AS) saat ini bergerak tajam.
"Jumlah utang kita sampai akhir Juni lalu sekira Rp12,3 triliun. Dari jumlah ini, USD300 juta diantaranya dalam dolar AS, tetapi jumlah kas kita seperti yang telah dikatakan mencapai Rp300 triliun, jadi kita khawatir," ungkap Direktur Utama Indofood Fransiskus Welirang dalam acara Investor Summit 2011 di Hotel Ritz Carlton, Kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (6/10/2011).
Disamping itu, dia menambahkan bahwa sampai semester satu tahun ini, realisasi penyerapan belanja modal Indofood baru sekira 25 persen dari total belanja modalnya selama 2011.
"Tahun ini total capex kita Rp5,2 triliun, realisasi semester satu ini masih sekira 25 persen. Ini masih sedikit agak rendah, tapi memang biasanya begitu, di semester kedua ini kita akan lebih melakukan penyerapan," lanjutnya.
Dia melanjutkan, mengenai rencana pengembangan ekspornya sendiri, Indofood berencana akan terus menaikkan jumlahnya meskipun masih akan berkonsentrasi pada pasar dalam negeri. (wdi)