Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inhealth Bakal Jadi BUMN di 2013

R Ghita Intan Permatasari , Jurnalis-Jum'at, 11 November 2011 |16:50 WIB
 Inhealth Bakal Jadi BUMN di 2013
Ilustrasi. Corbis.
A
A
A

JAKARTA - PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (persero) menyatakan kesiapannya ditransformasikan menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada 2013 mendatang.

Deputi Menteri BUMN bidang Usaha Jasa Parikesit Suprapto menjelaskan, perubahan tersebut dikarenakan PT Askes (persero) akan ditransformasikan menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pada 2014 mendatang.

Sehingga, kata dia, anak usaha Askes yang mengelola program asuransi kesehatan komersial tersebut otomatis terpisah dari skema askes sosial untuk memenuhi ketentuan UU Nomor 40/2004 mengenai Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

"Inhealth nantinya akan berdiri sendiri karena memenuhi UU BPJS yang akan berlaku pada 2014 mendatang," ungkapnya kala ditemui di Gedung Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (11/11/2011).

Dia menambahkan, Inhealth sudah mempunyai pangsa pasar tersendiri yang cukup menjanjikan. Karenanya, apabila Inhealth berdiri sendiri, maka bukan tidak mungkin kinerjanya akan bagus. "Selain itu mereka pun harus membuat Rencana Kerja dan Anggaran (RKAP) selama lima tahun ke depan guna menghitung berapa kebutuhannya dan program kerja ke depan," paparnya.

Sekadar informasi, Askes memiliki 98 persen porsi saham Inhealth, yang terdiri dari 294 ribu lembar saham senilai Rp294 miliar, sedangkan dua persen sisanya atau enam ribu lembar saham senilai Rp6 miliar dimiliki oleh Koperasi Karyawan.

Saat ini, Inhealth memiliki 300 karyawan dengan 12 kantor pemasaran dan 50 kantor pelayanan pelanggan. "Ketika Inhealth diubah menjadi BUMN maka kepemilikan saham Askes di Inhealth sebesar 98 persen akan dihibahkan kepada pemerintah," pungkasnya. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement