Indofarma Undur RUPSLB Kuasi

Rabu, 16 November 2011 10:27 wib
Logo Indofarma
Logo Indofarma
JAKARTA - PT Indofarma Tbk (INAF) memutuskan memundurkan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Pada awalnya, INAF menggelar RUPSLB untuk meminta persetujuan pemegang saham melakukan aksi korporasi kuasi reorganisasi hari ini (16 November 2011). Namun karena persoalan teknik, pelaksanaan RUPSLB diundur menjadi 28 Desember 2011.

Sekretaris Perusahaan INAF, Ahdia Amini, mengatakan, mundurnya pelaksanaan RUPSLB disebabkan belum selesainya penyusunan laporan keuangan triwulan ketiga. "Ada masalah teknik yang belum diselesaikan. Terkait dengan laporan keuangan triwulan ketiga," tutur dia, kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (16/11/2011).

Kendati begitu, dia optimistis aksi korporasi tersebut tetap bisa dilakukan pada akhir tahun ini. Mengingat, hampir semua ketentuan yang terkait dengan rencana kuasi reorganisasi sudah dipenuhi perseroan. INAF telah memasukkan proposal rencana kuasi ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) pada 5 Oktober lalu.

Menurut Ahdia, setelah melakukan kuasi reorganisasi, perseroan akan fokus melakukan portofolio produk, nontender, dan pasar regular. Hal itu dimaksudkan mengurangi ketergantungan perseroan dari penjualan obat tender. Sekaligus meningkatkan kinerja perseroan di masa mendatang.

INAF membukukan laba bersih sebesar Rp20,7 miliar pada triwulan III 2011, usai membukukan rugi bersih pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp31,85 miliar. Pencapaian laba bersih tersebut didongkrak oleh meroketnya penjualan year on year. Pada triwulan III ini, INAF membukukan penjualan sebesar Rp695,14 miliar atau naik 39 persen dari Rp498,92 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penjualan INAF pada triwulan III-2011 banyak disumbang dari penjualan domestik yang mencapai Rp687,05 miliar (99 persen), ketimbang ekspor yang hanya sebesar Rp8,09 miliar. Sementara untuk beban usaha naik empat persen dari Rp190,79 miliar pada triwulan III-2010, menjadi Rp198,82 miliar pada triwulan III-2011.

Kepala Biro Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Riil Bapepam LK, Anis Baridwan, mengatakan, INAF telah menyampaikan informasi mengenai rencananya memundurkan jadwal RUPSLB. "Mereka mau mempergunakan laporan keuangan kuartal III yang diaudit. Jadi RUPSLB nya diundur," tutur dia saat dihubungi.

Dia menerangkan, Bapepam-LK akan kembali menelaah proposal rencana kuasi reorganisasi INAF. Karena dalam proposal sebelumnya, INAF mempergunakan laporan keuangan semester I-2011. (Hermansah/Koran SI/wdi)
TWITTER »
twit