Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Amerika Komit Investasi USD450 Jt di Sektor Perkebunan

Fajar Nugraha , Jurnalis-Sabtu, 19 November 2011 |15:39 WIB
Amerika Komit Investasi USD450 Jt di Sektor Perkebunan
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Amerika Serikat (AS) berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi dengan Indonesia melalui program kemitraan komprehensif antara AS-Indonesia.

Di mana pada pada tahun 2010 lalu nilai perdagangan dua negara ini mencapai USD23,4 miliar. Sementara pada semester pertama tahun 2011 ini barang ekspor AS ke Indonesia meningkat sebesar 17 persen (yoy), sementara ekspor dari Indonesia tumbuh sebesar 22 persen.

Seperti dikutip dari keterangan tertulis pihak Kedutaan Besar AS di Jakarta, Sabtu (19/11/2011), AS adalah pemasok utama pesawat dan kereta api serta alat untuk mengembangkan sektor energi di Indonesia.

Ekspor pertanian AS ke Indonesia on track menuju angka USD3 miliar pada 2011, atau naik 53 persen dibandingkan tahun lalu. Di sisi lain, sejumlah perusahaan AS telah menyatakan niat mereka untuk berinvestasi di sektor perkebunan dengan nilai investasi gabungan lebih dari USD450 juta.

Lebih dari 300 peserta yang mewakili 22 negara dan lebih dari 100 perusahaan AS menghadiri Investasi Swasta Luar Negeri Korporasi (OPIC), yakni konferensi investor internasional di Jakarta pada bulan Mei 2011. OPIC setuju untuk memberikan pembiayaan jangka panjang senilai USD21 juta untuk membangun pabrik penggilingan beras di provinsi Jawa Timur, dan akan menciptakan lapangan kerja untuk lebih dari 50.000 keluarga petani di Jawa Timur.

AS juga memberikan hibah bantuan teknis senilai USD593 ribu kepada PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) untuk mengembangkan rencana strategis untuk meng-up grade jaringan telekomunikasi pada bulan September 2011.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement