Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Presiden Jerman: Utang, Beban Generasi Masa Depan

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Kamis, 01 Desember 2011 |17:02 WIB
Presiden Jerman: Utang, Beban Generasi Masa Depan
Ilustrasi
A
A
A

DEPOK - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyambut kedatangan Presiden Jerman Christian Wulff yang menyambangi Indonesia dalam rangka kunjungan diplomatik. Dalam kesempatannya di Indonesia kali ini, Christian Wulff memberikan pandangannya mengenai krisis Eropa yang semakin tidak menentu.

Krisis Eropa merupakan krisis yang memberikan dampak secara Global begitu besar. Jerman yang merupakan salah satu negara dengan perekomian terbesar di Uni Eropa dan Indonesia yang merupakan salah satu yang terbesar di Asean merasakan dampak yang cukup signifikan akan gejolak krisis ini.

“Krisis ekonomi Eropa disebabkan oleh krisis perbankan di mana aktor-aktor perbankan tidak melayani masyarakat dan perekonomiannya tetapi mereka berusaha mendapatkan untung sebanyak mungkin dan ini lah yang menyebabkan ekonomi runtuh," ujar Christian Wulff di Kampus UI, Depok, Kamis (1/12/2011).

"Selain itu, krisis utang juga karena setiap negara terlalu banyak utang yang sama saja memberikan beban kepada generasi mendatang dan ini harus diakhiri. Kita harus berusaha untuk mencapai perekonomian yang berkesinambungan memakai dana yang tersedia saja," tambahnya.

Banyak negara melawan utang dengan menciptakan utang baru, Christian Wulff menganalogikan hal ini ibarat memadamkan api dengan api yang baru, dia juga mencontohkan dirinya sebagai ayah dari dua anak yang harus bertanggung jawab agar generasi anak-anaknya bisa hidup lebih baik.

Dia mengimbau agar Indonesia harus berubah, jangan sampai generasi penerus kita mengalami hal seperti ini.

"Jangan sampai perbankan menentukan kebijakan politik. Memang setiap negara memerlukan bank dan kredit untuk membangun negara tapi itu tak selalu baik, banyak utang negara maka negara tidak akan sehat," jelasnya.

Harapan besar bagi Jerman agar negara Uni Eropa mampu melewati krisis ini. Jerman sendiri sudah setuju untuk menyumbang USD300 miliar untuk menyumbang Negara-negara Eropa yang terkena krisis sebagai bentuk solidaritas Jerman terhadap negara anggota Uni Eropa.

Dalam pidatonya pun, dia juga menyampaikan kekagumannya terhadap Indonesia yang bijak dalam menggunakan utang dan terus mengajak agar generasi yang akan datang tidak gemar berutang. (djg)

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement