"Pasar Domestik Harus Dikuasi Sebelum Ekspansi"

Idris Rusadi Putra - Okezone
Rabu, 25 Januari 2012 18:48 wib
Ilustrasi. Corbis.
Ilustrasi. Corbis.
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini dipandang baik dan tidak lepas dari kondusifnya hubungan luar negeri yang dibina Indonesia. Walaupun demikian, ekspansi usaha keluar negeri diperlukan penguasaan pasar domestik terlebih dahulu.

Deputi Kemenko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawadi mengatakan, penguasaan pasar domestik sebelum ekspansi keluar negeri ini adalah suatu insentif yang nantinya akan memudahkan untuk melakukan perluasan usaha ke luar negeri.

"Ekspansi keluar kita butuh insentif, kita harus menguasai domestik market dululah. Kue kita masih luas. Kalau (pasar) domestik sudah dikuasai, keluar itu gampang," ungkap Edy dalam acara diskusi 'Asean Architecture dan Potensi Kerja Sama Ekonomi Migas RI - Rusia' di Kantor Himpi Centre, Kuningan, Jakarta, Rabu (25/1/2012).

Edy menilai, ukuran pembangunan ekonomi yang inklusif dapat dilihat dari peranan pengusaha lokal di Indonesia. Dan untuk pastinya ini dapat dilihat dari seberapa besar pertumbuhan wirausaha muda yang menguasai pasar domestik.

"Kuasai dulu pasar domestik yang luas, pertumbuhannya cepat, untuk kita harus melakukan pengamanan pasar, kita amankan, border control, consumer control," jelas Edy.

Lebih lanjut Edy mengatakan, program Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang dicanangkan pemerintah, sebenarnya adalah salah satu cara menguasai pasar domestik. Karena dengan berhasilnya proyek MP3EI, akan memperkuat konektivitas Indonesia sehingga terintegrasi.

"Sehingga kita bisa promote yang kurang populer, kita akselerasi aktivitas dan yang berhadapan dan bersaing dengan China jangan cuma Jawa saja," pungkasnya. (mrt) (rhs)
TWITTER »
twit