Tekanan Jual Buat IHSG Anomali

Martin Bagya Kertiyasa - Okezone
Rabu, 8 Februari 2012 09:44 wib
Ilustrasi. Corbis.
Ilustrasi. Corbis.
JAKARTA - Awan positif nampaknya mulai membayangi bursa regional, meski begitu pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak anomali.

Riset Trimegah Securities memaparkan, IHSG masih memiliki peluang untuk turun secara teknikal meskipun tidak banyak. "Mengikuti sentimen global, IHSG kami prediksi menguat seiring dengan aksi profit taking yang mulai mereda dan adanya potensi trading jangka pendek," ungkap riset tersebut, Rabu (8/2/2012).

IHSG dibuka naik tipis 1,66 poin namun pada pukul 9.37 WIB IHSG terkoreksi 2,00 poin ke level 3.953. Indeks LQ45 bergerak turun 0,23 poin ke 690 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) turun tipis 0,96 poin ke 563,73.

Sektor-sektor pendukung IHSG bergerak dua arah dengan sektor perdagangan turun 0,98 poin atau 0,2 persen, sektor tambang turun 1,64 poin atau 0,1 persen dan sektor keuangan naik 2,89 poin atau 0,6 persen.

Tercatat 19 saham melemah, 39 saham menguat, serta 62 saham stagnan. IHSG dibuka dengan transaksi sebesar Rp164,03 miliar dari volume perdagangan 71,55 juta lembar saham diperdagangkan, investor asing pun terpantau melakukan aksi jual sebesar Rp2,06 miliar.

Saham-saham di Asia bergerak menguat dengan indeks Shanghai naik 8,15 poin atau 0,36 persen, indeks Hang Seng bergerak menguat 126,02 poin atau 0,61 persen, indeks Nikkei melaju 60,48 poin atau 0,11 persen, sedangkan indeks Straits Times naik terangkat 7,60 poin atau 0,26 persen.

Adapun saham-saham yang menguat (top gainers) adalah PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp450 ke Rp39.950, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp150 ke Rp22.350, dan PT United Tractor Tbk (UNTR) naik Rp150 ke Rp28.200.

Sedangkan saham yang melemah (top losers) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM)  turun Rp650 menjadi Rp56.100, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp500 menjadi Rp19.450, serta PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp350 menjadi Rp75.300.  (mrt) (rhs)
TWITTER »
twit