Ekonomi Melambat, Penerimaan Pajak Siap-Siap Turun

R Ghita Intan Permatasari - Okezone
Jum'at, 17 Februari 2012 15:41 wib
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
JAKARTA - Pertumbuhan perekonomian Indonesia yang diperkirakan akan melambat pada tahun 2012 ini berpotensi akan menurunkan penerimaan negara melalui pajak.

"Ya dengan sendirinya, kalau pertumbuhannya melambat ya itu (penerimaan ikut melambat) dengan sendirinya," ungkap Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak Fuad Rahmany, kala ditemui di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Jumat (17/2/2012).

Agus pun menjelaskan bahwa sektor pajak yang akan terkena dampaknya secara langsung terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia yang diperkirakan melambat adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPn). Hal tersebut karena diperkirakan transaksi perdagangan akan mengalami penurunan.

"Yang langsung terkena dampak ekonomi melambat itu ke PPn tapi PPh badan juga," paparnya.

Maka dari itu, guna mengantisipasi hal tersebut, pihaknya telah melakukan ekstensifikasi pajak, pasalnya saat ini masih banyak masyarakat yang belum menyelesaikan kewajibannya dalam membayar pajak.

"Karena pada saat bersamaan kan kita lakukan ekstensifikasi, jadi memang ada dampak pada penerimaan, tapi kita juga melakukan upaya-upaya ekstra melalui ekstensifikasi," kata Fuad.

Lanjutnya, dirinya menilai bahwa indikator penerimaan pajak bukan saja dilihat dari pertumbuhan ekonomi. tetapi bisa juga dipicu dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajibannya dalam membayar pajak.

"Jadi penerimaan pajak bisa tumbuh bukan hanya dari pertumbuhan ekonomi, itu juga bisa tumbuh dari bertambahnya orang yang bayar pajak, jadi saya arahnya akan ke sana," tuturnya.

Atas dasar itulah Fuad cukup optimis jika penerimaan pajak dalam negeri dapat digenjot, perlambatan ekonomi Indonesia tidak akan terlalu mempengaruhi penerimaan pajak tahun ini.

"Jadi bisa menaikkan juga, hanya tentunya pertumbuhan itu sendiri sudah mengurangi penerimaan pajak tapi bukan berarti jadi turun kan. Karena di Indonesia kan masih banyak yang belum bayar pajak kan," pungkasnya. (wdi)
TWITTER »
twit