Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketua DPR : Investasi Kilang di Indonesia Ditutupi

Tegar Arief Fadly , Jurnalis-Jum'at, 02 Maret 2012 |16:47 WIB
Ketua DPR : Investasi Kilang di Indonesia Ditutupi
Ilustrasi. (Foto: okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kondisi investasi kilang di Indonesia dinilai tidak terbuka. Alhasil, tidak ada penambahan kilang baru di Indonesia.

"Investasi kilang ditutupi, sehingga kilang dalam negeri tidak pernah terbangun, Singapura tidak punya minyak tapi banyak punya kilang. Indonesia punya minyak tapi masih beli minyak ke Singapura," ujar ketua DPR Marzuki Ali di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (2/3/2012).

Menurut Marzuki, Indonesia bisa tetap bertahan dan tidak ada keributan lagi terkait BBM jika pemerintah mampu mengambil jatah 35 persen dalam pengolahan minyak dalam negeri. "Ini menarik, kalau pemerintah bisa mengambil jatah 35 persen. Kalau itu terjadi, BBM kita tidak usah diributi, tidak ribut subsidi dan BLT," tegasnya.

"Untuk saat ini produksi minyak yang dapat diolah di dalam negeri sebesar 50 persen, 35 persen untuk cost recovery, 15 persen kontraktor bagi hasil. Pemerintah mengambil 35 persen hasil produksi minyak dalam negeri, untuk membayar recovery," pungkas Marzuki.

Marzuki mengutarakan tentang jual beli minyak yang dilakukan Indonesia. Dia juga membandingkan langkah Indonesia sebagai negara penghasil minyak dengan negara-negara yang minim komoditas minyak namun dapat bertahan dari tekanan harga minyak dunia dengan melakukan pengolahan minyak sendiri.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement