Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemerintah Siap Serap Obligasi Perbankan

R Ghita Intan Permatasari , Jurnalis-Kamis, 26 April 2012 |13:24 WIB
Pemerintah Siap Serap Obligasi Perbankan
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah tengah mengkaji pembelian obligasi rekap milik PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Pembelian obligasi ini, diyakini dapat menyehatkan fiskal negara.

Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rahmat Waluyanto menjelaskan, pemerintah telah memiliki beberapa opsi untuk kemudian dipelajari. Dia mengatakan, sudah ada lima atau enam opsi yang tengah dipelajari.

Dia melanjutkan, tiga opsi di antaranya adalah opsi membeli tapi harus ada kesepakatan harga. Selain itu, pihaknya juga mengkaji adanya kemungkinan penukaran obligasi BMRI dengan obligasi pemeirntah yang lain.

Sedangkan opsi lainnya, yakni pihak BMRI dapat menjual, agar mereka bisa mengganti atau membeli obligasi baru lainnya yang diterbitkan pemerintah. "Jadi bermacam-macam tapi intinya kita bisa bantu kinerja perbankan dengan baik," ungkapnya kala ditemui dalam acara Asia Bond Monitor oleh Asian Development Bank (ADB), di Hotel Four Seasons, Jakarta, Kamis (26/4/2012).
 
Menurut Rahmat, dengan penerbitan obligasi tersebut, maka mereka tetap punya kinerja yang baik. "Bagi pemerintah juga terbantu pemerintah dapat mengelola fiskal dengan baik. kita harus cari alternatif terbaik," tambah dia.

Dia menambahkan, Pemerintah juga tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pembelian obligasi lain yang juga dari perbankan. "Tidak hanya BMRI, tapi juga investor lain, dalam mengelola goverment bond yang dipegang mereka," tukasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement