JAKARTA - PT Indomobil Sukses International Tbk (IMAS), dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan perhitungan 1:2.
"Nilai nominal saham perseroan berubah dari yang semula Rp500 per saham menjadi Rp250 per saham," ungkap Direktur Utama Indomobil Jusak Kertowidjojo, saat konferensi pers di Ritz Carlton, Jakarta, Jumat (27/4/2012).
Menurut Jusak, tidak ada hal istimewa yang diharapkan perseroan dari pemecahan nilai nominal saham tersebut. Tujuannya hanyalah untuk meningkatkan likuiditas di pasar modal. "Tujuan stock split untuk meningkatkan likuiditas atau volume perdagangan di bursa," katanya.
Sebagai informasi, perseroan membukukan penghasilan bersih sebesar Rp15,8 triliun pada 2011 dibanding dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp10,9 triliun.
Penghasilan bersih tersebut berasal dari empat lini bisnis perseroan yaitu kendaraan bermotor Rp12,94 triliun atau 82 persen, jasa keuangan Rp68 miliar, suku cadang Rp1,42 triliun serta aneka usaha ini memiliki porsi Rp67 miliar.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.