JAKARTA - PT Timah Tbk (TINS) sudah menghabiskan biaya ekplorasi (operational expenditure/opex) sebesar Rp17,23 miliar. Di sisi lain, perseroan belum sama sekali mengeluarkan belanja modal (capital expenditure/capex).
"Pengeluaran capex hingga Maret 2012 belum ada," jelas Sekretaris Korporat PT Timah Agung Nugroho dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/5/2012).
Dia menuturkan, pihaknya belum mengeluarkan dana untuk capex lantaran kontrak dengan kapal bor mitra belum selesai. Sehingga kegiatan pemboran hanya dilakukan oleh Kapal Geotin I dan II milik perusahaan sendiri.
Kegiatan eksplorasi pada April 2012 secara umum masih sama dengan periode Maret sebelumnya. Yakni masih dalam tahapan penyusunan kontrak meter bor laut periode 2012 di Perairan Kundur, Bangka, dan Belitung.
Rencana kegiatan eksplorasi pada Mei ini adalah pemboran, tapi hanya dengan Kapal Geotin I dan II saja.
"Hal tersebut dikarenakan kontrak meter bor laut untuk 2012 ini sedang dalam proses penyusunan perjanjian kontrak baru. Dalam hal ini Kapal Geotin I dan II akan melakukan aktivitas pemboran prospeksi di Perairan Kundur," tukas dia.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.