SOLO - Pertumbuhan ekspor Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) Indonesia terutama dari Jawa Tengah ke Eropa mulai merangkak naik. Secara keseluruhan pada kuartal pertama 2012 ini tercatat ada kenaikan sekira lima persen.
"Kisarannya memang baru sekira lima persen. Itu pun belum selesai perhitungannya. Tetapi kisarannya sebesar itu kenaikannya," ungkap Wakil Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Tengah Joko Santosa kepada wartawan, di Solo, Jawa Tengah, Jumat (18/5/2012).
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa kebangkitan negara-negara Eropa dari keterpurukan ekonomi mulai terlihat. Seiring dengan itu, diharapkan bisa menggairahkan lagi ekspor TPT. "Prediksi API untuk ekspor TPT 2012 ini diharapkan tidak meleset dari sekira USD14 miliar," ujarnya.
Joko mengatakan bahwa adanya program restrukturisasi mesin menunjukkan keinginan positif yang dilakukan oleh para pengusaha tekstil dalam rangka berupaya untuk meningkatkan omzet produksi tekstilnya.
"Pada Mei ini ada sekira 10 pengusaha tekstil di Jawa Tengah yang telah menandatangani kesepakatan restrukturisasi mesin. Paling tidak, mereka mendapatkan dana Rp5 miliar untuk kepentingan pembaharuan mesin produksi," jelasnya.
Berdasarkan tekad yang ditunjukkan oleh para pengusaha tekstil di Jawa Tengah itu, Joko Santoso mengaku optimistis prediksi API untuk ekspor TPT 2012 bisa tercapai.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.