FISKAL & MONETER

Pemerintah Janji Tindak Tegas Perjalanan Dinas Fiktif

Sabtu, 26 Mei 2012 16:53 wib
Gina Nur Maftuhah - Okezone
Menteri Keuangan Agus Martowardjojo Menteri Keuangan Agus Martowardjojo

JAKARTA - Pemerintah berjanji akan menindaklanjuti laporan Badan Pemeriksa  Keuangan (BPK) yang menyebutkan banyak dari perjalanan dinas PNS hanyalah fiktif.

"Kita tahu di tahun 2011, total anggaran dinas mencapai Rp18 triliun, nah kalau  seandainya pemeriksaan BPK ada banyak Kementerian/Lembaga (K/L) yang melakukan penyimpangan, itu harus ditindaklanjuti, karena kalau betul seperti itu yang disampaikan BPK, itu besar sekali," ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo di Hotel Hyatt, Jakarta, Sabtu (26/5/2012).

Agus berjanji, akan menindaklanjuti jika ada temuan yang bisa membuktikan bahwa  perjalanan dinas PNS hanyalah sebuah rekayasa.

"Itu praktek yang tidak  bisa diterima dan harus ditindak tegas. Ini juga  butuh penyelesaian  yang komprehensif untuk perjalanan dinas dan di bagian lain harus ditindak,"  tambahnya.

Sebelumnya, BPK menyebutkan banyak oknum PNS yang bermain dalam hal  perjalanan dinas. Beberapa oknum bermain seperti dalam  biro perjalanan yang mampu membuat laporan hingga bukti perjalanan palsu dari tiket pesawat, hotel, sampai nota palsu makan di restoran. (gna) (rhs)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
  • raden » 0 Tanggapan
    sebenarnya bukannya cuma di kementrian dan lembaga di pusat dan daerah saja yg harus di tindak. gimana dengan perjalanan dinas di BPK,KPK,KEJAKSAAN,HAKIM,KEPOLISIAN dan TENTARA juga harus di tindak tegas krn mereka juga pegawai negara... jangan pandang bulu dalam menegakkan hukum... siapa yg akan menindak mereka dalam perjalanan dinas fiktif juga misalnya... hayo jawab pa menteri...???
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ARIF HARDIANSYAH » 0 Tanggapan
    okey, kami pegang janjinya. karena sejujurnya kami masih berharap banyak akan adanya perbaikan moral di Negri ini. Saya pun sangat miris ketika mendengar pengakuan langsung para PNS yg memang dengan sengaja membuat Perjalanan Dinas Fiktif demi untuk memperkaya diri mereka. Bahkan mereka tidak segan2nya mengakui bahwa Perjalanan Dinas adalah hal yg paling mereka harapkan. kerena sangat memungkinkan untuk menambah nominal rekening tabungan mereka dari uang saku Perjalanan Dinas tersebut...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Aisya » 0 Tanggapan
    Pesimis sih tidak, optimis kemungkinan sangat tipis. Mungkin karena terlalu luasnya negara ini dan terlalu kompleknya permasalahan bangsa ini, menyebabkabkan sulitnya korupsi diberantas di negara ini. Semoga aku tidak sampai tertimpa cobaan seberat ini. Amin. Wallohu A'lam.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.

getting time ...

BACA JUGA »