Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pariwisata Penyumbang Devisa Terbesar Kelima di Indonesia

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Kamis, 05 Juli 2012 |17:16 WIB
Pariwisata Penyumbang Devisa Terbesar Kelima di Indonesia
Ilustrasi
A
A
A

DEPOK – Pemerintah berjanji akan meningkatkan potensi pariwisata Indonesia seiring dengan pengembangan ekonomi kreatif. Melalui kombinasi sektor pariwisata dengan pengembangan industri kreatif tersebut diyakini mampu meningkatkan devisa untuk negara.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar mengatakan sektor pariwisata menjadi penyumbang terbesar kelima bagi devisa negara. Wisata, kata dia, sudah menjadi kebutuhan dan mampu mendatangkan turis asing maupun domestik.

“Pariwisata sumbang devisa terbesar setelah minyak, gas, batu bara, dan kelapa sawit, ini harus terus ditingkatkan,” katanya kepada wartawan di Depok, Kamis (5/07/12).

Karena itu, pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk memberikan insentif bagi para investor agar mengembangkan potensi pariwisata di daerah. Saat wisata itu sudah berkembang, lanjutnya, maka akan timbul pemberdayaan baru yakni ekonomi kreatif.

“Di Jabodetabek harus lebih banyak lagi, pemerintah daerah harus memacu memberikan insentif bagi para investor untuk membangun lebih banyak, sejauh ini alam masih menjadi andalan pariwisata kita, budaya, dan taman rekreasi,” tegasnya.

Terutama untuk di wilayah Bodetabek, kata dia, banyak terdapat situ atau danau yang bisa dimanfaatkan. Hal itu tentu dapat menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) demi kepentingan ibukota Jakarta .

“Ada situ yang bagus kenapa enggak dibangun untuk wisata, pusat dan daerah bisa kolaborasi, jadikan ekonomi wisata dan ekonomi budaya, ada kesenian daerahnya juga bisa ditampilkan, kita dari pemerintah pusat akan coba untuk bantu infrastrukturnya, designnya, dan promosinya,” tandasnya. (nia)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement