MEDAN - Dewan Energi Nasional (DEN) meminta Pemerintah Propinsi Sumatera Utara menyiapkan Rencana Umum Energi Daerah. Hal ini sehubungan dengan upaya pemerintah pusat menyelesaikan krisis energi, khususnya gas di Sumatera Utara.
Anggota DEN saat beraudiensi bersama Plt. Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjonugroho menyebutkan, pihaknya telah mendapatkan laporan terkait krisis energi yang menerpa sumatera utara. Dalam rangka menyelesaikan persoalan itu lah mereka melakukan kunjungan dan berkumpul bersama stakeholder bidang energi di sumut, guna mengetahui dengan pasti dan otentik situasi energi di sumut.
"Kita sudah mengetahui soal krisis energi di sumut, khususnya gas dan listrik. Makanya kita datang kesini. Kita berharap mendapat masukan tentang kondisinya secara nyata untuk disesuaikan dengan kebijakan energi nasional nantinya. Tapi kita berharap agar pemerintah propinsi juga dapat menyusun rencana umum energi daerah. Sehingga ini bisa menjadi masukan bagi pemerintah," terangnya akhir pekan ini.
Tumiran menambahkan, rencana umum energi daerah itu dapat disusun bersama dengan seluruh stake holder bidang energi di sumut, mulai dari hulu hingga ke hilir.
"Yang paling tau soal daerah ini kan tentunya orang-orang di daerah. Jadi daerah yang paling ideal menyusunnya. Tapi kita harap penyusunanya melibatkan banyak pihak, mulai dari hulu hingga hilir di bidang energi, termasuk pengusaha sebagai motor penggerak perekonomian. Jadi nanti perencanaan yang dibuat benar-benar menggambarkan situasi disini," tambahnya.
Menanggapai hal itu, Plt Gubsu Gatot Pudjonugroho mengaku akan segera membangun kordinasi untuk menyusun rencana tersebut. Menurutnya persoalan krisis energi selama ini seperti diabaikan padahal kondisinya sangat mendesak untuk keberlangsungan perekonomian daerah.
"Kita akan segera menyusun ini. Kita tagih komitmen pemerintah pusat, karena ini kan memang menjadi tuntutan kita. Selama ini kan cenderung ada pembiaran meskipun kita bersama DPD dan pengusaha sudah menyurati pemerintah pusat," akunya.
Untuk diketahui krisis energi di sumut, khususnya untuk gas sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu, dan kondisinya terus memburuk. Tercatat rata-rata gas yang disalurkan ke Sumut hanya sekira 11,4. juta kaki kubik (mmscfd), padahal kebutuhan industri telah mencapai 25 mmscfd. (nia)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.