JAKARTA - Pemerintah mengungkapkan rencana target penerimaan perpajakan pada RAPBN 2013 naik sebesar 16 persen dari APBN-P 2012. Penerimaan perpajakan RAPBN 2013 direncanakan sekira Rp1.178,9 triliun.
Demikian disampaikan Staf Ahli Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Pakpahan, pada pemaparannya di komisi XI DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/9/2012).
"Peningkatan penerimaan perpajakan RAPBN 2013 masih lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan rata-rata lima tahun terakhir. Ini didukung oleh kebijakan di bidang perpajakan dan prospek perkembangan perekonomian dalam negeri," jelasnya.
Dalam uraian data pemaparannya, penerimaan perpajakan pada RAPBN 2013 yang akan ditargetkan dibagi menjadi dua. Pertama, penerimaan pajak dari dalam negeri sekira Rp1.120,7 triliun untuk RAPBN 2013. Angka ini meningkat 15,7 persen dari APBN-P 2012 sekira Rp968,3 triliun.
Kedua, untuk penerimaan pajak perdagangan internasional RAPBN 2013 sekira Rp58,2 triliun, atau meningkat sebesar 21,4 persen dari APBN-P 2012 sekira Rp47,9 triliun.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.