>

Pedagang Keperluan Haji Raup Rp75 Jt/Hari

|

Wahyudi Siregar - Okezone

Ilustrasi

Pedagang Keperluan Haji Raup Rp75 Jt/Hari
MEDAN - Seiring masuknya musim haji tahun 2012 ini, para pedagang alat-alat kelengkapan haji semakin sumringah. Pasalnya permintaan akan dagangannya meningkat hingga tiga kali lipat dari hari biasanya.

Pedagang alat-alat kebutuhan haji di Pasar Ikan Lama Medan, M Kautsar ketika ditemui Okezone mengatakan, jika hari biasa ia hanya bisa menjual paling banyak 50 potong untuk tiap-tiap perlengkapan haji. Namun saat ini penjualan bisa meningkat hingga 150 potong per harinya. Dimana kain ihram menjadi alat kelengkapan haji yang paling banyak dicari.

"Cukup lumayan musim haji tahun ini. Peningkatannya sangat terasa. Bahkan kalau dibandingkan musim haji tahun lalu, naiknya sekira dua kali lipat. Omset saat ini bisa sampai Rp50-75 juta per harinya. Kalau kenaikan mulai terasa sejak minggu kedua Lebaran lalu," ungkap Kautsar Selasa (25/9/2012).

Kautsar mengaku penjualan yang dilakukan tidak hanya dilakukan calon jamaah secara perorangan tetapi juga secara kolektif seperti oleh Badan Pelaksana Haji dan Umroh. Pembeli pun bukan hanya datang dari kawasan Medan dan Sumatera Utara tetapi juga dari Propinsi Aceh.

"Kualitas barang-barang di sini kan memang udah dikenal. Harganya pun bisa dibilang cukup murah dengan kualitas yang didapat. Jadi yang beli dari mana-mana. Pada umumnya yang belanja kesini perorangan tetapi ada juga yang kelompok sampai beratus-ratus pasang," tambahnya.

Kautsar menyebut kenaikan yang terjadi saat ini sudah diproyeksikan dan sudah diantisipasi dengan meminta tambahan pasokan dari pengrajin. Namun harus diakui kenaikan hanya diprediksi hingga dua kali lipat.

"Kalau lonjakan ini kita udah proyeksikan seperti tahun-tahun sebelumnya. Makanya dari dua bulan sebelum puasa kita sudah pesan dua kali lebih banyak. Cuma kita enggak nyangka naiknya setinggi ini. Tapi kita juga belum berani pesan lagi. Karena stok yang lama juga masih banyak," tukasnya.

Adapun perlengkapan haji yang saat ini paling banyak dicari yakni kain ihram, yang dihargai mulai Rp130-350 ribu. Lalu kaos oblong berkantong yang dibanderol Rp30-35 ribu, sandal seharga Rp35-125 ribu, celana putih keper Rp60ribu serta beberapa perlengkapan lainnya seperti jilbab, sarung tangan dan kantongan batu.

"Meski permintaan banyak, kita belum menaikkan harga karena dari pengrajin dan pemasok juga enggak naik. Lagi pula kita khawatir kalau kita naikkan harga nanti malah enggak laku. Soalnya barang China juga ada masuk," tandasnya. (gna)
(rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Rusia Akan Pastikan Keamanan PLTN yang Dibangun di RI