Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyaluran Listrik di RI Terkendala "Sejuta" Masalah

Pebrianto Eko Wicaksono , Jurnalis-Senin, 08 Oktober 2012 |14:15 WIB
Penyaluran Listrik di RI Terkendala
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) mengakui pihaknya masih menemukan kendala dalam melakukan penyaluran listrik. Kendala ini berasal dari internal maupun eksternal.

Kendala dalam penyaluran listik tersebut, tidak hanya terdapat pada dalam manajemen Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan biaya untuk memenuhi kebutuhan listrik tetapi juga kendala dari faktor eksternal.

Ketua MKI Mochamad Harry Jaya Pahlawan mengatakan kendala faktor eksternal terjadi seperti gangguan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab dengan tindakannya merusak fasilitas yang ada.

"Dirobohkan, misalnya transmisinya," kata Harry, saat menghadiri konferensi pers, di Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta, Senin (8/10/2012).

Selain itu, Harry menambahkan permasalahan juga terjadi pada pencurian lisrtrik yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia yang merugikan banyak pihak.

"Pencurian masih ada, di mana-mana. Kita juga rugi," ungkap Harry.

Menurut Harry, dalam mengatasi hal ini, pihak PLN sudah melakukan upaya-upaya dengan melakukan komunikasi bersama masyarakat. Hal ini karena fasilitas listrik merupakan aset nasional yang harus dijaga.

"Kita jaga sama-sama, jangan lagi dari saya. Kalau bisa dijaga aset nasional karena efeknya macam-macam losses kita usahakan singel digit," tambah Herry.

Selain itu Herry menambahkan, PLN sudah bekerjasama dengan pihak Kepolisian. "Kita sudah mengerti tapi menangkapnya juga susah. Namun upaya penertibannya kita lakukan," pungkas Herry.

Meski begitu, Harry enggan menyebut berapa kerugian yang harus ditanggung pihaknya. (gna)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement