Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Fokus Dahlan untuk Kawasan Indonesia Timur

Iwan Supriyatna , Jurnalis-Senin, 15 Oktober 2012 |07:38 WIB
Ini Fokus Dahlan untuk Kawasan Indonesia Timur
Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Foto: Runi Sari/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan menyambut baik permintaan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait permintaannya agar BUMN juga lebih terfokus ke wilayah Indonesia bagian Timur. Pasalnya, wilayah Indonesia bagian Timur memiliki banyak potensi yang mampu digarap oleh BUMN.

"Waktu itu kita tampilkan apa saja yang kita bisa bangun di Indonesia Timur, kalau Sorong betul-betul jadi, itu akan jadi revolusi logistik di Indonesia Timur," ungkap Dahlan kepada wartawan di Jakarta, belum lama ini.

Dahlan menuturkan, belum adanya pelabuhan besar di Indonesia Timur, untuk itu Dahlan akan mengoptimalkan pelabuhan-pelabuhan yang terdapat di Indonesia bagian Timur. Di samping pelabuhan-pelabuhan Indonesia Timur, Dahlan juga menuturkan akan membuat pabrik sagu, pabrik semen, dan mendirikan PLTU serta PLTA.

"Kita juga bikin pabrik sagu di sana, pabrik semen di Manokwari kemudian PLTU di Jayapura yang sebentar lagi jadi, lalu PLTA yang didekat Jayapura juga akan jadi," tutur Dahlan.

Adapun untuk memudahkan akses ke Indonesia bagian Timur, Dahlan akan memfokuskan pembangunan infrastruktur dengan memanfaatkan sungai.

"Dulu kan untuk membuka isolasi pegunungan tengah, Wamena dan lain-lain, itu kan wacananya akan membikin jalan ke Jayapura. Nah, sekarang sudah melihat adanya alternatif lain yaitu dimanfaatkannya sungai yang mengarah ke laut Aru," jelas Dahlan.

Dengan memanfaatkan aliran sungai yang mengarah ke laut Aru, menurut Dahlan hanya tinggal membangun jalan sekira 80 kilometer (km) menuju arah Wamena. "Saya kira itu langkah pemerintah yang paling konkrit dan paling nyata menggerakan Papua wilayah tengah," tutup Dahlan.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement