BANTAENG - Salah satu investor yang bergerak di bidang pertambangan, dari India dijadwalkan akan melakukan pengecekan lokasi pabrik di Bantaeng, Rabu (7/11/2012).
Hal tersebut diungkapkan Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah saat dihubungi Selasa (6/11/2012). "Besok mereka (investor) tiba di Bantaeng, terkait rencana pembangunan pabrik Mangan," ujar Nurdin.
Dia menyatakan, pihaknya memang terus membuka peluang dan memberikan kemudahan kepada investor, untuk berinvestasi di Bantaeng. Hal tersebut, sebagai target Bantaeng menjadi kawasan industri dan ekonomi di wilayah Selatan, Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pertambangan energi (Disperindagtamben) Abdul Gani mengatakan, pihaknya akan langsung mendampingi investor dari India tersebut, untuk mengecek lokasi di Desa Papan Loe, Kecamatan Pa’jukukang. Kecamatan tersebut, kata Gani, merupakan kawasan yang sudah disiapkan Pemkab Bantaeng sebagai kawasan industri Bantaeng. Rencananya, lahan seluas 20 hektare (ha) akan disiapkan untuk pabrik tersebut.
"Lokasi dan lahannya tidak ada lagi masalah, jadi tinggal membangun saja," ujar Gani.
Dia mengatakan, investor tersebut tertarik melakukan investasi di Bantaeng, lantaran selama ini Pemkab memberikan kemudahan, dengan mengeluarkan perizinan hanya satu hari selesai. Sehingga hal tersebut yang membuat investor tertarik masuk ke Bantaeng.
Mengenai kondisi Mangan di Bantaeng, Gani menyebutkan memang ada, hanya saja kandungan besinya masih terlalu mudah, sehingga belum bisa dikelolah. Pabrik tersebut diharapkan, bisa mendatangkan bahan baku dari luar Bantaeng, untuk dikelolah di Bantaeng, sama halnya dengan smelter (pabrik pengolahan nikel).
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.