MEDAN - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat penurunan cukup signifikan pada realisasi ekspor karet Sumatera Utara. BPS mencatat, hingga November 2012 lalu, realisasi ekspor hanya sekira USD2,187 miliar.
Realisasi ekpor karet hingga November 2012 ini turun 33,31 persen jika dibandingkan dengan periode Januari-November 2011 yang mencapai USD3,279 miliar. Namun jika dibandingkan dengan bulan Oktober 2012, realisasi ekspor karet mencapai USD180,39 juta.
Kepala BPS Sumut Suharno mengatakan, terjadinya penurunan realisasi ekspor karet secara tahunan ini karena belum pulihnya perekonomian di negara-negara tujuan ekspor produk karet Sumatera Utara. Negara-negara tersebut pun telah memangkas permintaan ekspornya secara cukup signifikan sejak awal semester II-2012 lalu.
Adanya kenaikan ekspor secara bulanan, terjadi karena sejumlah produsen produk olahan karet mulai kembali menaikkan produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar selama Natal dan Tahun Baru. Begitu juga peningkatan permintaan itu belum mampu menggenjot realisasi ekspor yang sudah anjlok cukup dalam.
"Secara akumulatif memang penurunannya cukup signifikan. Lebih dari 33 persen. Hal ini sehubungan dengan pemangkasan permintaan impor seiring melambatnya kegiatan produksi. Penurunan realisasi ekspor karet ini juga erat kaitannya dengan pembatasan ekspor yang dilakukan tiga negara produsen karet mentah, yakni Indonesia, Malaysia dan Thailand," ujar Suharno, Kamis (3/1/2013).
Perbaikan kinerja ekspor komoditas karet, tambahnya, diperkirakan akan mulai membaik pada pertengahan tahun nanti, seiring dengan semakin kuatnya pengaruh pembatasan ekspor di tengah ekonomi global yang juga akan semakin pulih.
"Kalau kita lihat sebenarnya memang selalu ada tren penurunan di akhir tahun. Namun kalau sebelum akhir tahun kemarin kan memang bukan karena tren melainkan karena faktor eksternal. Semoga perbaikan harga yang mulai terjadi dapat berlangsung terus dan keadaan ekonomi di negara importir dapat segera mungkin pulih," jelas dia.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.