Jakarta

28.7 °C

Bandung

26.4 °C

Semarang

27.8 °C

Yogyakarta

29.9 °C

Surabaya

30.7 °C

Dirjen Pajak: Pajak UKM 1% dari Omzet

\Dirjen Pajak: Pajak UKM 1% dari Omzet\

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tak ambil pusing untuk menarik pajak dari usaha kecil dan menengah (UKM). Pasalnya, beban pejaknya tidak besar, yakni hanya satu persen dari omzet.

Dirjen Pajak Fuad Rahmany mengakui, UKM pun sudah dikenai pajak, yakni Pajak Penghasilan (PPh) yang dihitung dari laba. "Dari dulu juga kena (pajak), justru sekarang pajaknya lebih kecil, dulu harus hitung laba dulu baru kena PPh, kan jadi repot. Itu tidak bisa hitung. Ya sudah, sekarang omzet saja," tutur Fuad, di Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Senin (7/1/2013).

Walaupun demikian, pemerintah akan kesulitan memastikan jumlah omzet usaha yang dilaporkan para wajib pajak UKM. Namun, dia akan menindak tegas para wajib pajak UKM yang terbukti melakukan kebohongan.

"Pajak kan memang begitu, percaya dulu. Tapi nanti kita lakukan pengujian setelah dia bayar, kalau bohong kita denda," ujar Fuad.

Fuad mengatakan, usaha menengah tersebut dilihat dari omzet yang mencapai Rp4,8 miliar dan menetap. "Ini memudahkan, untuk perusahaan-perusahaan yang tidakĀ  ada pembukuan, Memang karyawannya kecil, tapi omzetnya besar," pungkasnya.
(wdi)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Komentar
0 komentardisclaimer

Baca Juga

INSPIRASI BISNIS: Strategi Kebab Turki Baba Rafi Kalahkan Kompetitor

INSPIRASI BISNIS: Strategi Kebab Turki Baba Rafi Kalahkan Kompetitor