Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

"Sistem PPn Menimbulkan Banyak Penyimpangan"

Gina Nur Maftuhah , Jurnalis-Rabu, 23 Januari 2013 |10:16 WIB
Gedung Pajak (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Komite Ekonomi Nasional (KEN) menyarankan pemerintah mengganti sistem Pajak Pertambahan Nilai (PPn) yang berlaku saat ini menjadi sales tax. Sistem PPn dinilai banyak kebocoran yang dilakukan wajib pajak (WP) dan objek pajak.   

"Bukan penghapusan PPn, tapi sistem sales tax. Pasalnya, penyimpangan PPn di lapangan banyak sekali baik yang dilakukan oleh WP maupun objek pajak," ujar Ketua KEN Chairul Tanjung, di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (22/1/2013) malam.

Menurut Chairul, KEN melihat, sistem PPn membuat penerimaan pajak rentan terjadi penyimpangan karena di setiap pos bisa terjadi penyimpangan.

"Ini jadi complicated karena setiap tahapan ada added value-nya. Karena itu, tren ini mengarah ke sales tax seperti di Singapura ada GNT," tambahnya.

Dengan menerapkan sales tax, tambah dia, hanya konsumen akhir yang terkena pajak sehingga penerimaan negara dari sektor ini lebih transparan.

"Jadi ini nanti enggak ada kebocoran, enggak ada lagi macam-macam," pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement