JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krishnamurti mengatakan, neraca perdagangan Indonesia pada periode Januari-Desember 2012 mengalami defisit sebesar USD1,6 miliar.
Bayu menambahkan, jika dilihat pada Desember 2012, tercatat defisit sebesar USD155,1 juta atau menurun dari defisit November 2012 sebesar USD0,6 miliar. Hal ini dipicu oleh defisit perdagangan migas sebesar USD743,8 juta dan untuk nonmigas mengalami surplus USD588,7 juta untuk periode Desember 2012.
Sedangkan untuk periode Januari-Desember 2012, defisit migas mencapai USD5,6 miliar dan di sektor nonmigas mengalami surplus sebesar USD4 miliar.
"Dengan demikian neraca perdagangan kita dari periode Januari-Desember 2012 defisit hingga USD1,6 miliar," ujar Bayu, saat konferensi pers di kantor Kemendag, Jakarta, Senin (4/2/2013).
Wamendag juga meminta agar peningkatan defisit perdagangan migas perlu disikapi secara serius, mengingat tahun lalu neraca perdagangan nonmigas masih surplus sebesar USD775,5 juta.
"Perlu disikapi serius, karena tahun lalu kita bisa surplus hingga USD775,5 juta untuk sektor migas,” tuturnya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.