Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jalur KA Duri-Tangerang Ditargetkan Selesai Akhir 2013

Hendra Kusuma , Jurnalis-Senin, 08 April 2013 |14:25 WIB
 Jalur KA Duri-Tangerang Ditargetkan Selesai Akhir 2013
Ilustrasi (Foto: Koran SI)
A
A
A

JAKARTA - Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Tundjung Indrawan mengatakan pengoperasian jalur ganda lintas Duri-Tangerang ditargetkan selesai akhir 2013. Saat ini, jalur ganda lintas Duri-Tangerang dalam tahap penyelesaian persinyalan dan telekomunikasi.

"Peningkatan persinyalan di delapan stasiun (elektrik blok terbuka) pembangunannya sepanjang 19,2 kilometer (km). Pembangunan jembatan 38 unit di atas 10 meter serta pembangunan LAA 2x20 km (single wire)," kata Tundjung dalam acara "Program Pengembangan Perkeretaapian di wilayah Jabodetabek" di Hotel Millenium, Jakarta, Senin (8/4/2013).

Tundjung menyatakan, bahwa proyek pengembangan pembangunan jalur ganda lintas Duri-Tangerang dimulai dari 2010. Saat itu, pembangunan tersebut baru sebatas pembangunan badan sedangkan 2012 penyelesaian badan jalan KA dan penyelesaian jembatan/underpass, pemasangan rel dan elektrefikasi single years dan persinyalan dan telekomunikasi.

Pengembangan jalur ganda ini membutuhkan dana sebesar Rp640,16 miliar dengan rincian di 2010 senilai Rp20 miliar, 2011 senilai Rp28,16 miliar dan 2012 senilai Rp340 miliar. Sedangkan 2013 untuk tahap penyelesaian persinyalan dan telekomunikasi dibutuhkan dana senilai Rp252 miliar.

"Pembangunan ini dibiayai selama empat tahun anggaran dengan total Rp640,16 miliar yang bersumber dari APBN," tambahnya.

Di 2013, penyelesaian pekerjaan wesel dan persinyalan ditargetkan selesai di tengah tahun sehingga pada akhir tahun sudah dapat dioperasikan.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement