DEPOK - Warga Kukusan, Beji, Depok kesal lantaran pembayaran pembebasan lahan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) yang dijadwalkan pada hari ini, Selasa 18 Juni batal. Padahal berkas persyaratan telah masuk ke Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Tol Cijago.
"Kami ingin segera dilakukan pembayaran. Jangan janji-janji saja. Katanya Selasa, tapi enggak jadi. Padahal berkas sudah masuk ke P2T. Kami mendukung program pemerintah tapi P2T jangan menghambat," kata Suparno salah satu warga Kukusan, Selasa (18/6/2013).
Sementara itu, Satgas P2T dari BPN Kota Depok, Andi menyatakan hingga saat ini berkas persyaratan warga Kukusan belum diverifikasi. Berkas persyaratan yang sudah diverifikasi adalah 13 bidang di Kelurahan Bhaktijaya dan empat bidang di Kelurahan Kemirimuka.
"Untuk 13 bidang di Bhaktijaya dan empat bidang di Kemirimuka sudah bisa dibayarkan, sedangkan di Kukusan belum," tandasnya.
Anggota P2T Tol Cijago, Dudi Miraz mengatakan alur pemberkasan persyaratan pembayaran pembebasan lahan warga Kukusan itu dimulai dari warga menyerahkan ke posko. Kemudian petugas posko menyampaikan ke Tim Pengadaan Tanah (TPT). Lalu diserahkan ke P2T dan kemudian TPT kembali membawa berkas itu ke Badan Layanan Umum (BLU) untuk ditetapkan dan dilakukan pembayaran.
"Pembayaran pembebasan lahan warga Kukusan direncanakan pekan ini. Memang rencananya Selasa atau Rabu. Tapi kami akan usahakan pekan ini, kalau tidak hari Kamis dan Jumat. Untuk Kukusan sedang diupayakan," imbuhnya.
Tol Cijago sepanjang 14,7 kilometer ditargetkan bakal selesai dibangun pada akhir 2014. Pemerintah Kota Depok menargetkan pembebasan lahan seksi II dan III akan selesai akhir 2013. (wan)
(Widi Agustian)