JAKARTA - Secara teknikal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, diperkirakan kembali melemah. IHSG diperkirakan menurun di kisaran 4.530-4.623.
Research analyst Sinarmas Sekuritas, Tessa Mulia mengatakan bahwa beberapa faktor menjadi sentimen negatif yang mempengaruhi pergerakan IHSG. Dari dalam negeri, IHSG turun di tengah kekhawatiran BI akan menaikkan benchmark interest rate lagi minggu depan.
"Hal ini akan memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap pertumbuhan Gross Domestic Product (GDP), karena konsumsi memiliki porsi yang jauh lebih besar dari investasi dalam GDP Indonesia," ujarnya di Jakarta, Kamis (4/7/2013).
Tessa menambahkan, selain itu mayoritas harga metal dan komoditi masih mengalami penurunan di tengah perlambatan ekonomi global, hal tersebut memberikan tambahan sentimen pada pergerakan IHSG.
Sementara itu, sentimen lain dari luar adalah dua menteri mengundurkan diri di Portugal dan harga minyak naik lebih dari USD100 per barrel di tengah kekhawatiran bahwa gangguan politik di Mesir akan mempengaruhi pengiriman minyak yang melwati Terusan Suez.
"Para investor juga masih menunggu data jobless claims Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan mencapai 345 ribu, dan data payrolls AS yang memberikan sentimen tambahan," tambah dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)