Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dahlan Cari Solusi Pengganti Minyak Tanah

Hendra Kusuma , Jurnalis-Kamis, 04 Juli 2013 |13:21 WIB
Dahlan Cari Solusi Pengganti Minyak Tanah
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

TANGERANG - Pemerintah tengah melakukan proyek percontohan penanaman, yakni dengan menanam tumbuhan sorgum di lahan seluas 200 hektare (ha) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hasil dari sorgum tersebut, nantinya bisa dijadikan sebagai bioetanol.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan dengan 200 ha lahan sorgum saat panen, mampu menghasilkan manfaat untuk sekira seribu rumah tangga.

"Jadi tidak perlu membeli minyak tanah dan tidak menebang untuk memasak, dan ini menjadikan lingkungan lebih baik lagi," kata Dahlan di Tangerang, Kamis (4/7/2013).

Dahlan menambahkan, selain mampu menjadi penghasil bioetanol, tumbuhan sorgum juga dapat diperdayakan sebagai gula. Karena tumbuhan sorgum memiliki kadar gula 17 persen.

Untuk masa panen, tumbuhan sorgum dapat di panen dalam waktu tiga bulan terhitung saat masa penanaman. "Jadi tiga bulan lagi kelihatan, tiga kali tanpa harus tanam, setelah panen dipotong nanti tumbuh sendiri, sampai tiga kali," tambahnya.

Selain itu, dia mengatakan proyek percontohan yang dilakukan di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan memberikan dampak yang sangat baik bagi masyarakat NTT.

"Saya tidak bisa membayangkan dampaknya seperti apa, ini kalau berhasil betul-betul pioner yang sangat baik, orientasinya ke timur kena semua, perbatasan, banyak sekali manfaatnya," kata dia.

Menurutnya, penanaman tumbuhan sorgum di NTT dilakukan oleh BUMN di atas lahan milik warga NTT. Dia menargetkan, jika proyek ini terlaksana dengan baik, maka ke depannya akan dikembalikan kepada warga sekitar yang untuk meneruskan penanaman sorgum. "Jika berhasil nanti biar warga yang mengambil alih sepenuhnya pengelolaannya," tutupnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement