Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jual Kaos Imlek, Pedagang Ini Bisa Beli Mobil

Hendra Kusuma , Jurnalis-Minggu, 02 Februari 2014 |17:02 WIB
Jual Kaos Imlek, Pedagang Ini Bisa Beli Mobil
Penjual baju Imlek di Petak Sembilan (Foto: Hendra/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Tahun Baru Cina atau Imlek memang sudah lewat, namun untuk sebagian orang perayaan ini masih terasa. Hal tersebut terutama bila dilihat dari masih banyaknya warga keturunan Thionghoa yang menggunakan kaos atau baju khas China.

Salah satu kawasan yang menjual kaos tersebut adalah Petak Sembilan, Jakarta Barat. Pedagang kaos Imlek, Rika menuturkan jika dirinya mampu membeli mobil bahkan rumah dengan berjualan kaos tersebut.

"Modal saya Rp80 juta, omzet sehari bisa sampai Rp17 juta," katanya kepada Okezone.

Rika mengatakan, penjualan paling banyak adalah tiga hari menjelang Imlek. Dirinya mengungkapkan, tahun lalu dirinya memperoleh keuntungan hingga Rp80 juta.

"Tiga hari sebelum imlek, karena orang daerah banyak yang kesini, tahun kemarin itu untungnya saya belanjain mobil," tambahnya.

Lanjut Rika, meski pundi-pundi keuntungan telah dirasakan, dirinya mengaku pada Imlek tahun ini akan merasakan penurunan keuntungan. Pasalnya, cuaca ekstrem yang mengakibatkan banjir di beberapa wilayah di Jakarta menjadi salah satu penyebab turunnya keuntungan dagangannya.

Tidak hanya cuaca, sambung Rika, penurunan keuntungan juga lantaran harga barang saat ini mengalami kenaikan yang cukup tinggi. "lalu barang impornya susah dikeluarin barangnya, ketahan di tanjung priok, dolar naik terus, jadi kita grosiran gak berani juga," ungkapnya.

Dengan terdapat beberapa kendala berjualan di tahun ini. Dirinya memprediksi pada tahun ini akan mendapatkan keuntungan sekitar Rp40 juta hingga Rp50 juta.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement