JAKARTA - Negara Asia Pasifik sepakat menjadikan pajak sebagai kunci utama sumber pembiayaan. Hal ini disampaikan usai forum Asia Pasific High Level Consultation on Financing for Development.
Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang PS Brodjonegoro menyatakan, negara Asia Pasifik sepakat menghasilkan kesepakatan isu pembiayaan pembangunan berkelanjutan yang disebut sebagai Jakarta Outcome Document.
"Kalau MDG (Millenium Development Goals) kan sampai 2015, sekarang UN (United Nation) sedang cari tema pembangunan global setelah 2015. Nanti di Ethiopia dibicarakan," kata Bambang di kantornya, Kamis (30/4/2015).
Bambang menjelaskan, acara yang berlangsung selama 2 hari terakhir tersebut membahas isu terkait pembiayaan pembangunan berkesinambungan serta memobilisasi kesinambungannya. Selain itu, para peserta sepakat menjadikan pajak sebagai kunci utama pembiayaan pembangunan.