Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RJ Lino Sebut Pendemo JICT Tak Nasionalis

Raisa Adila , Jurnalis-Kamis, 06 Agustus 2015 |20:13 WIB
RJ Lino Sebut Pendemo JICT Tak Nasionalis
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo II RJ Lino mengaku kesal dengan pemberitaan media mengenai Serikat Pekerja Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) yang menolak perpanjangan konsesi perusahaan peti kemas terbesar di Indonesia itu kepada perusahaan asal Hong Kong Hutchison Port Holdings (HPH) hingga 2039. Pasalnya, dirinya merasa tidak bersalah atas hal tersebut.

"Jangan bela orang-orang yang selalu bicara nasionalis, tapi selalu melakukan sabotase. Mematikan listrik, sistem IT distop, apa itu nasionalis? Orang yang sabotase memberhentikan pelayanan kok dibelain sebagai pahlawan," ketus dia di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (6/8/2015).

Terkait nilai penjualan atau konsesi perpanjangan JICT ke HPH senilai USD265 juta atau sekira Rp3,44 triliun (kurs Rp 13.000 per dolar AS), Lino mengklaim, itu angka yang sangat baik untuk Indonesia.

"Itu nilai yang sangat baik bagi Indonesia. Saya bisa buktikan itu. Jadi kalau bicara (memperdebatkan) nilai penjualan, hanya orang yang mencari persoalan saja. Ini orang-orang yang sabotase aset negara, karena orang yang sabotase aset negara hukumannya 20 tahun, jadi mereka cari cara," tegasnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement