SINGARAJA - Masyarakat Desa Petandakan, Kabupaten Buleleng, Bali meminta pengembangan properti perumahan di wilayah desa setempat memperhatikan irigasi subak sebagai sumber air lahan pertanian di daerah itu.
"Kami khawatir jika tidak diperhatikan serius perlahan-lahan tergerus akibat pesatnya pertumbuhan bangunan beton tanpa kontrol ketat," kata Kepala Desa Petandakan, Wayan Joni Arianto di Singaraja, Bali, Kamis.
Dia menuturkan, sejumlah wilayah di perkotaan Singaraja seperti Banyuning, Penglatan, Baktiseraga, Sambangan, dan lainnya, mulai padat dan menjadi lokasi strategis pengembangan properti perumahan.
Dikatakan, saat ini mulai terjadi pergeseran menuju Desa Petandakan, tidak dipungkiri lahannya mulai diminati dan di kapling investor pengembang.
"Belum ada aturan khusus di desa, terhadap pengembang dan pengapling di desa. Sering kami jumpai masalah tanah subak dijadikan pengembang sebagai tanah kaplingan," kata dia.