WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump, mengumumkan akan meninggalkan kerajaan bisnisnya untuk memusatkan perhatian pada kepresidenan. Trump tak memberikan banyak rincian namun akan menjelaskan rencana tersebut dalam konferensi pers bulan depan.
Langkah itu juga sekaligus untuk menghindari konflik kepentingan antara bisnisnya dan kepresidenan. Sebelumnya dia sudah menepis kekhawatiran berbagai pihak akan konflik kepentingan tersebut.
Pengumuman tersebut dilakukan lewat empat pesan Twitter yang seluruhnya diterbitkan dalam waktu 20 menit. Dia mengatakan, tidak ada persayaratan hukum untuk melikuidasi aset-asetnya namun pada masa sebelumnya, Presiden AS menyingkirkan urusan bisnisnya.
Taipan properti ini diperkirakan Majalah Forbes memiliki kekayaan sebesar USD3,7 miliar atau sekira Rp50 triliun dengan lebih dari 500 perusahaan dalam kerajaan bisnisnya.