Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bangun Pabrik Baru, Chandra Asri Petrochemical Minta Diberi Tax Holiday

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Selasa, 04 April 2017 |15:11 WIB
      Bangun Pabrik Baru, Chandra Asri Petrochemical Minta Diberi <i>Tax Holiday </i>
Ilustrasi pabrik. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) akan mengajukan insentif pembebasan pajak dalam jangka waktu tertentu (tax holiday) kepada pemerintah untuk proyek pembangunan pabrik olefin baru berkapasitas 1 juta ton per tahun dengan nilai investasi mencapai USD2,4 miliar.

”Perseroan tengah menyiapkan anak perusahaan baru dan perseroan sudah menerima insentif pengurangan pajak (tax allowance) melalui anak usahanya, PT Synthetic Rubber Indonesia (SRI). Mudah-mudahan awal bulan ini sudah terbentuk perusahaan barunya, setelah lengkap semuanya, kami segera mengajukan ke pemerintah untuk mendapatkan tax holiday," kata Vice President for Corporate Relations CAP, Suhat Miyarso di Jakarta.

Suhat optimistis, pabrik olefin jenis etilena yang akan dibangun perusahaan layak mendapatkan insentif tax holiday. Sebab, nilai investasinya sangat besar.”Insentif tersebut bisa menggairahkan iklim investasi petrokimia hulu. Selama ini, hanya sedikit investor yang berminat membangun pabrik etilena karena investasinya sangat besar dan jangka waktu balik modal yang lebih lama, dibandingkan industri petrokimia hilir atau plastik," ungkapnya.

Proyek yang ditargetkan rampung pada 2021 ini, membuat total kapasitas etilena Chandra Asri Petrochemical naik menjadi hampir 2 juta ton. Sebelumnya, TPIA menaikkan kapasitas pabrik etilena pada akhir 2015 menjadi 860.000 ton per tahun dengan investasi USD380 juta. Etilena dihasilkan dari pengolahan nafta, produk turunan minyak mentah. Selanjutnya, etilena diolah menjadi polietilena (PE), bahan baku plastik.

Perseroan merupakan perusahaan petrokimia terbesar nasional, juga akan membangun pabrik produk turunan etilena. Dengan demikian, ekspansi Chandra Asri menelan total dana USD4 miliar hingga USD5 miliar. Di tahun lalu, TPIA mencatatkan laba bersih melesat tajam dari USD26,3 juta di 2015 menjadi USD300,1 juta.”Ini adalah sebuah lonjakan yang signifikan sebesar USD273,8 juta atau sebesar 1.043% year on year,"kata Direktur PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, Suryandri.

Sementara untuk pendapatan bersih perseroan di 2016, tercatat sebesar USD1.930,3 juta atau naik 40% dibandingkan dengan tahun sebelumnya USD1.377,6 juta. Angka ini sebagian besar karena penjualan produk yang lebih tinggi sebesar 64% dari 1.233 KT (kilo tonnes) menjadi 2.024 KT dengan kapasitas produksi yang lebih tinggi yakni lebih dari 43% pasca ekspansi Cracker yang rampung pada akhir 2015.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement