Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7-Eleven Bangkrut, Pengusaha Akui Bisnis Ritel Sedang Lesu

Lidya Julita Sembiring , Jurnalis-Kamis, 27 April 2017 |19:32 WIB
7-Eleven Bangkrut, Pengusaha Akui Bisnis Ritel Sedang Lesu
Ilustrasi: Reuters
A
A
A

JAKARTA - Bisnis waralaba 7-Eleven yang sempat berkembang besar di Indonesia kini mengalami kerugian dalam beberapa tahun terakhir karena persaingan yang tinggi.

Hingga akhirnya waralaba 7-Eleven resmi berganti kepemilikan kepada PT Charoen Pokphand Restu Indonesia (CPRI) yang merupakan anak usaha dari PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy N Mandey mengatakan kerugian gerai waralaba tersebut hal yang wajar dalam bisnis. Namun ia mengakui memang saat ini bisnis ritel dalam negeri sedang menurun, tidak hanya 7-Eleven tapi bisnis ritel lain juga sedang mengalami masa sulit.

"Kami melihat ini adalah suatu keniscayaan, siapapun bisa mengalami hal demikian. Terutama ketika suasana under perform, bisnis ritel sekarang sedang tidak perform, semua jenis retail. Baik minimarket, supermarket, hypermarket, department store, maupun kulakan. Jadi tidak hanya terjadi di 7-Eleven, tapi bisnis ritel secara keseluruhan," ungkapnya di Gedung BPS, Jakarta, Kamis (26/4/2017).

Menurutnya, bisnis usaha ritel mengalami pelesuan sejak awal tahun lalu. Dan hingga akhir kuartal I atau hingga bulan April ini bisnis ritel akan terus menurun hingga sebesar 15%.

"Di kuartal pertama ini bisnis ritel mengalami penurunan 10%-15% dibanding year on year tahun 2016. Karena ada sentimen masyarakat terhadap situasi yang tumbuh dan berkembang saat ini," tukasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement