JAKARTA - Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Eddie Widiono mengaku siap menuruni "gunung". Namun, Eddie akan membersihkan luka-luka dalam dirinnya.
Selain akan menyalurkan hobinya pada motor dan memfokuskan diri pada keluarga, Eddie mengaku telah mempersiapkan diri. Eddie akan cooling down, selepas bekerja all out selama tujuh tahun.
Berikut petikan wawancara khusus okezone dengan Eddie Widiono, di ruang kerjanya, di Gedung PLN Pusat Lantai 9, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, pada Senin 3 Maret 2008 lalu.
Seperti apa pekerjaan Anda selama ini?
Kalau saya umpamakan diri sebagai dokter, saya ini adalah dokter kebidanan. Karena pasiennya kan gembira dapat anak.
Apakah itu berarti Anda akan menghabiskan waktu di rumah saja?
Ya enggaklah. Mungkin seperti kucing habis bertarung yang ada di pojokan. Bersihkan luka-lukanya supaya kering dulu.
Saya mau liburan sama keluarga. Mau refreshing dululah karena habis itu perjalanannya kan tidak mendaki, tapi mungkin menuruni bukit.
Kalau saya anggap pada usia 55 ini harus menyelesaikan tugas sebagai direksi, kalau ini puncaknya kan harus siap-siap biar tidak kepeleset. Saya pensiun dari PLN dan bukan dari kegiatan saya karena begitu jadi direksi ya sudah harus pensiun.
Keluarga mendukung sekali ya?
Setiap langkah saya di perusahaan selalu melibatkan keluarga kecil dan besar saya. Waktu saya jadi dirut saya kumpulkan keluarga kecil saya bahwa this is not only glory tapi banyak risiko yang harus diambil and you know the suffer from fall out.
Sebagai manusia juga saya bukan yang sempurna. Waktu menghadapi masalah keluarga saya bersatu. Itu sudah lebih dari cukup.
(Rani Hardjanti)