JAKARTA - Kelompok usaha mikro kecil dan koperasi tampaknya mulai gerah dengan kondisi yang ada. Mereka yang terdiri dari para pedagang kecil, pemuda, petani, nelayan, dan perempuan, mencanangkan Deklarasi Nasional Kebangkitan Ekonomi Rakyat.
Pencanangan itu dilakukan dalam acara "Kebangkitan Ekonomi Rakyat melalui Micro Finance Swamadani" di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu (15/3/2008).
Deklarasi tersebut menyatakan, kelompok usaha mikro kecil dan koperasi bersepakat untuk mewujudkan lima hal. Pertama, mewujudkan perekonomian bangsa Indonesia yang bermartabat, serta berbasis kerakyatan dan kemandirian. Kedua, mengurangi kemiskinan dan pengangguran dengan menciptakan kesempatan kerja bersama.
Ketiga, melakukan kegiatan ekonomi bersama melalui pembelian, pendanaan, dan penjualan bersama. Keempat, mengembangkan jaringan untuk memperkuat posisi tawar di antara pelaku ekonomi pasar bangsa. Dan yang terakhir, bekerja sama secara jujur dan bertanggung jawab, serta berkarya bersama dalam wadah ekonomi koperasi.
Deklarasi tersebut ditandatangani oleh Toyani Yosa mewakili Pemuda Koperasi, Yuyu mewakili Masyarakat Tani, Nurijah mewakili Masyarakat Nelayan, Sinta Tomba mewakili Kelompok Perempuan, dan Edy Swara mewakili Masyarakat Pedagang Kecil.
(M Budi Santosa)