Nusantara Infrastructure Batal Akuisisi Semen Bosowa

Juni Triyanto , Jurnalis
Jum'at 03 Oktober 2008 16:10 WIB
Infrastruktur jalan. Foto: Hasiholan Siahaan
Share :

JAKARTA - Rencana PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) untuk mengambil alih saham PT Semen Bosowa Maros batal terlaksana.

Penyebabnya, perseroan mengubah keputusan untuk diversifikasi usaha ke industri semen. Nusantara Infrastructure yang merupakan anak perusahaan dari Bosowa Grup akan lebih difokuskan pada usaha inti yaitu infrastruktur.

"Akuisisi itu kemungkinan batal, karena masing-masing akan lebih memfokuskan diri pada bidang usaha utamanya," ujar Presiden Direktur Bosowa Corporation Erwin Aksa, di Jakarta, belum lama ini.

Bosowa Corporation yang memiliki 84,95 persen saham META, meminta perseroan tetap fokus pada  bidang pembangunan dan pengoperasian jalan tol serta pembangkit listrik (power plan). Sementara Semen Bosowa akan fokus pada usaha semen saja.

META tadinya berencana mengakuisisi setidaknya 51 persen saham Semen Bosowa. Menurut manajemen Nusantara dilakukan sebagai langkah strategis untuk memuluskan langkah perseroan mengembangkan usaha jalan tolnya. Adapun perseroan kala itu menargetkan akusisi ini bisa rampung pada tahun ini.

Namun menurut Erwin, hingga kini kedua perusahaan yang sama-sama berada di bawah bendera Bosowa Corporation ini belum membicarakan lagi lebih detail tentang rencana tersebut. "Kami belum bahas lebih jauh mengenai ini," katanya.

Sebelumnya, META baru saja meresmikan ruas Jalan Tol Seksi Empat (JTSE) di Makassar, Sulawesi Selatan sepanjang 11,57 kilometer. Dari pengoperasian jalan tol tersebut, perseroan berharap bisa meraih pendapatan sebesar Rp79,6 miliar hingga akhir tahun 2008.

"Proyeksi volume kendaraan di JTSE sekira 31 ribu kendaraan per hari," ujar Sekretaris Perusahaan Nusantara Infrastructure Danni Hasan dalam keterangan tertulisnya.

Secara konsolidasian, Danni memproyeksikan pendapatan dari jalan tol di tahun 2009 mencapai Rp213,5 miliar. Pada semester I-2008, pendapatan perseroan mencapai Rp47,98 miliar, atau mengalami penurunan hingga 58,7 persen dibanding periode yang sama tahun 2007 sebesar Rp116,17 miliar.

Sementara laba bersih perseroan selama semester I-2008 anjlok 69,3 persen menjadi Rp3,5 miliar dari sebelumnya Rp11,4 miliar.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya