Dodol Depok Jadi Primadona Saat Lebaran

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis
Jum'at 10 September 2010 15:32 WIB
Dodol. Dok: matanews
Share :

DEPOK - Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dari pembuat dodol asli Depok meraup keuntungan signifikan pada perayaan Lebaran tahun ini. Pasalnya, mereka sudah kebanjiran pesanan sejak dua minggu sebelum Lebaran dalam jumlah yang cukup besar.

Salah satunya adalah dodol buatan Suryati di Jalan Mustafa I Kukusan, Beji Depok. Penjualan dodol Depok buatannya meningkat hingga dua kali lipat pada perayaan Lebaran.

Suryati mengatakan hari biasa ia hanya mampu menjual enam kilogram dodol per hari. Namun untuk pesanan Lebaran, Suryati bahkan menerima pesanan 50 kilogram dodol hanya untuk satu pelanggan.

“Per kilogramnya Rp30 ribu, benar–benar berkah, kalau hari biasa kan hanya untuk hajatan saja, perkawinan atau sunatan, atau untuk menjenguk orang sakit, tapi kalau Lebaran ada yang dibawa untuk ke kampung halamannya,” ujarnya kepada wartawan, di Depok, Jumat (10/9/2010).

Adapun dodol Depok ini memiliki perbedaan rasa dengan dodol lainnya. Bahanya, terbuat dari ketan, gula merah, dan gula putih tanpa susu.

“Rasanya pulen, kenyal, manisnya gurih, mirip kue keranjang, tapi beda dengan dodol Garut yang pakai susu,” kata Dodi, salah satu konsumen.

Bagi masyarakat Depok, baik Depok Utara, Depok Timur, maupun Kukusan, dodol sudah menjadi sajian utama setiap Lebaran. Hal itu sebagai simbol hubungan yang erat dan harmonis dalam persaudaraan masyarakat Betawi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya