Gubernur BI : Rupiah Masih Akan Menguat!

Idris Rusadi Putra, Jurnalis
Jum'at 27 Mei 2011 14:00 WIB
Gubernur BI Darmin Nasution
Share :

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan rupiah masih akan cenderung menguat kendati beberapa hari ini cenderung terus menurun akibat gonjang-ganjing yang masih terjadi di Eropa. Pelemahan ini pun diproyeksikan tidak akan terpengaruh lama terhadap rupiah.

"Ini kan ada banyak hal yang mempengaruhi itu. Gonjang ganjing eropa, kecenderungan regional, macam-macam. Jangan terlalu terpengaruh dengan kejadian 1-2 hari. Tendensinya masih sama, tekanannya masih ke arah rupiahnya menguat walaupun mungkin tidak sekuat pada bulan-bulan lalu," ungkap Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution di Gedung BI, Jakarta, Jumat (27/5/2011).

Rupiah, menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI) Kamis (26/5/2011) menguat ke Rp8.576 per USD dibandingkan dengan periode sebelumnya yang ada di Rp8.584 per USD. Menurut yahoofinance, rupiah ada di Rp8.582 per USD, dengan kisaran perdagangan harian di Rp8.570-Rp8.592 per USD.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia Lana Soelistianingsih menuturkan pasar komoditas menjadi pilihan investor karena kekawatiran dengan masalah utang di Uni Eropa (UE). Harga metal terus naik termasuk emas, perak, tembaga dan zinc, termasuk juga harga komoditas berbasis energi.

Kenaikan harga-harga komoditas ini mestinya menguntungkan pasar Asia tetapi pasar Asia justru tertekan. Sementara itu data pesanan untuk barang tahan lama (durable- goods orders) turun 3,6 persen mom pada bulan April akibat terganggunya suplai onderdil otomotif pascagempa di Jepang.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya