KESDM Tak Larang Pertamina Kelola Blok Masela

Gina Nur Maftuhah, Jurnalis
Senin 25 Juli 2011 12:43 WIB
logo pertamina Foto : okezone
Share :

JAKARTA- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menyatakan tidak pernah melarang Pertamina jika ingin ikut mengelola Blok Masela di Maluku.

"Terkait pada pengelolaan nantinya, kita kan tahu bahwa pengelolaan blok Masela beda, tapi itu semua masih dalam floating dan ini baru pertama kali, jadi mereka cari partner yang cocok dulu. Tapi nanti kalau (Pertamina) mau ya silakan saja. Enggak ada masalah," tutur Dirjen Migas ESDM Evita Legowo saat menghadiri pembukaan Pekan Energi Indonesia 2011 di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Senin (25/7/2011).

Seperti diberitakan, Inpex Masela Ltd, sebuah perusahaan migas dari Jepang menjual 30 persen sahamnya kepada Shell Upstream Overseas Services Limited (Shell). Perusahaan migas pelat merah Indonesia, Pertamina sebelumnya juga dikabarkan tertarik mengelola blok Marsela di laut Arafuru, Maluku ini.
 
Selain itu, dia juga mengemukakan bahwa tidak melarang jika daerah juga ikut mengelola Blok Marsela dengan catatan melaporkan ke pihaknya.

"Gini loh ya, mesti diingat, mau daerah, mau siapapun yang melihat dari sisi teknologinya atau apapun, itu harus ada modalnya dan harus ikut secara bersama-sama. Nah sekarang ini satu per satu dahulu dalam rangka menyiapkan impactnya," lanjut Evita.

Sebagai informasi, ladang gas Blok Masela ditemukan tahun 2000 meliputi kawasan lepas pantai seluas 3.211 kilometer persegi. Lokasi blok ini berada di dasar laut sedalam 300 meter hingga 1.000 meter.

Blok ini termasuk ladang super besar karena memiliki kandungan gas mencapai 12 triliun kaki kubik-13 triliun kaki kubik (TCF). Produksi ladang gas ini bisa berlangsung hingga 30 tahun. Proses produksi blok Masela ini juga tergolong unik. Pasalnya, ladang gas ini akan menggunakan Floating LNG (FLNG) atau kapal kilang LNG terapung berukuran raksasa. Sebagai tahap awal, kilang LNG terapung ini berkapasitas 2,5 juta ton per tahun.

(Andina Meryani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya